Bab 245. Ketenangan Nindya dan Tirta

1023 Words

Nindya dan Tirta melanjutkan kemesraan mereka berdua di kamar mandi, berendam berdua berhadap-hadapan sambil berbincang hangat, tentang kisah mereka masing-masing. Nindya yang dulunya pernah memendam perasaan khusus terhadap seorang laki-laki saat SMA, namun laki-laki itu justru menyukai teman dekatnya. “Mereka menikah setelah tamat SMA.” “Muda sekali, apa kamu patah hati?” “Mungkin karena aku tidak terlalu serius, aku biasa saja. Tapi teman dekatku merasa bersalah di depanku, karena dia tahu aku lebih dulu menyukai kekasihnya itu. Dia malah merasa dirinya merebut, padahal aku tidak masalah dengan itu.” “Berarti temanmu terlalu baper.” “Terbawa perasaan maksudnya?” “Ya, bahasa anak-anak sekarang.” Tiba-tiba Nindya tertawa renyah, dan lama, sambil memandang wajah Tirta dan dadanya se

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD