Bab 252. Dekat Dengan Papa

1092 Words

Setelah makan malam, Cakra bermain bersama Kania di ruang tamu. Ada banyak mainan boneka dan aneka mainan anak perempuan, juga beberapa mainan mobil-mobilan. Kania terus mengoceh saat bermain, tapi Cakra tetap meladeninya. Dia jadi mengingat Naomi kecil yang cerewet ketika bermain bersama. Melihat Kania mengoceh sambil bermain, Cakra jadi iba dengannya, pasti Kania kesepian di rumah, karena tidak ada saudara atau teman sebayanya untuk diajak bermain. Satu hal, dia baru menyadari bahwa suasana di rumah papanya jauh lebih tenang dan tidak ramai, dan menurutnya tidak salah jika sesekali menikmati ketenangan di rumah ini. “Adik Kania cewek atau cowok?” tanya Cakra saat Kania memainkan salah satu boneka Barbie. “Lo, Mas Cakla nggak tahu? Adik Kania cewek, Maaas. Namanya Aluna.” “Oh. Siapa ya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD