Bab 216. Kerinduan Harja

1054 Words

“Papa mendapat kabar ini dari papimu, dan dia dijodohkan dengan kerabatnya,” lanjut Harja. Bayu tersenyum kecut, “Papa … nggak mencari … maksudku—“ Harja tertawa lepas, menyadari Bayu yang sudah bisa diajak bicara sebagai teman sekarang. Dia bukan anak-anak lagi, bahkan berniat menikah dalam waktu dekat, tentu memahami kehidupan orang dewasa. Terlebih, dia adalah anak tertua yang kerap terlibat dalam masalah-masalah rumit, Bayu pasti akan mengerti perasaannya sekarang. “Untuk saat ini Papa fokus membesarkan Kania, Papa ingin memastikan dia baik-baik saja. Papa juga fokus kamu dan adik-adikmu. Papa akan berusaha melakukan yang terbaik untuk kalian semua. Nggak usah kamu khawatirkan Papa soal pasangan hidup,” ujar Harja. Bayu mengerti bahwa kegagalan di hari pernikahan masih meninggalkan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD