Bab 181. Ada Dua

1027 Words

Harja agak merasa segan saat Sindi masuk ke dalam apartemen sederhananya, dan Kania masih di dekapan Sindi. “Maaf, Sindi. Kamu jadi repot dan … apartemen saya berantakan.” “Nggak apa-apa, Pak Harja. Nggak lama lagi Kania tidur dan saya bisa pulang, tapi ini nggak berantakan kok. Bapak rapi juga ya?” ujar Sindi memuji keadaan apartemen Harja yang menurutnya lumayan mewah dengan perabotan bermerek. “Ini punya pak Samsul.” “Oh.” Sindi terperanjat. “Saya awalnya tidak tahu ini milik dia, tapi saat saya mengeluhkan kulkas yang rusak, dia datang memeriksa dan … akhirnya saya tahu dia yang punya. Dia juga punya tiga unit di gedung ini.” “Wow. Ya, saya tahu pak Samsul memiliki banyak properti.” Sindi masih berdiri sambil menepuk-nepuk lembut punggung Kania. Tak lama kemudian, terdengar desa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD