Sudah satu tahun ini Naomi tinggal dan sekolah di Singapura, selama itu pula dia terpisah dari keluarganya. Tampaknya dia baik-baik saja dan menikmati kehidupannya di sana. Naomi dikenal cantik dan pintar pula di sekolahnya, sehingga dia memiliki banyak teman. Pergaulan Naomi juga luas, dari guru-guru hingga penjaga sekolah mengenalnya sebagai gadis yang ceria, ramah dan mudah senyum. “Haaa, selamat ulang tahun Tristan!” ucap Naomi berseru melalui layar ponsel. Tristan sedang merayakan ulang tahunnya di rumah, dirayakan keluarga dan beberapa tetangga yang diundang. “Terima kasih, Kak Naomi. Kado untuk aku mana?” “Haha. Bisa saja. Siapa yang ajarin?” “Kak Cecil.” “Aduh, sudah pinter ngomongnya. Tambah ganteng deh kamu. Kangen aku nggak?” “Iya, kangen kak Naomi. Sudah ya, Kak. Tristan

