“Aldrich-mmhhh...” “Ya, Angela, desah kan nama ku...” gumam Aldrich sembari menghisap puncak d**a Angela dengan tangannya yang bermain di area intim wanita itu. “Ngghhh....” lenguh Angela saat permainan jari Aldrich membuatnya menegang hingga mengeluarkan cairan karena nikmat. Aldrich menarik tangannya dari balik rok angela. “Kau sangat bernafsu Angela...” gumam Aldrich menjilat cairan nikmat Angela di jemarinya. Angela tersenyum manis seraya membuka matanya, “Apakah kau menyukainya?” tanyanya dengan nafas tersengal. “Sure, rasa mu sungguh sangat nikmat, ekspresi wajahmu yang memerah benar-benar sangat sempurna...” gumam Aldrich membuat Angela mengulum senyumnya. “Aku tak menyangka kau seorang pria bermulut manis saat menginginkan sesuatu...” gumam Angela membuat Aldrich mengec

