Kinar bangun pagi dengan keadaan yang lesu, dia tak punya semangat untuk menjalani hari-hari seperti biasa saat dirinya masih menyandang status sebagai baby sitter di rumah Rakasya. Awalnya, memang berat bekerja di bidang yang tidak kita kuasai. Selalu saja merasa tak bisa mengerjakan semuanya dengan benar. Namun. seiring berjalannya waktu, dia dapat menyesuaikan semuanya. Anak-anak yang dia pikir menyebalkan dan merepotkan, kini berbanding terbalik dengan sikap Dion dan Aski yang begitu hangat dan penyayang. Mereka tetap pecicilan, tetap merengek bila meminta sesuatu, mereka juga kadang suka marah padanya dengan alasan tak jelas, tetapi mereka begitu menyayangi Kinar dan menumpahkan keluh kesah kepadanya. Akan tetapi, hari-hari bersama dua bocah itu sudah berakhir. Kehidupannya kembali

