Rakasya memandangi raut wajah kedua anaknya yang terlihat damai saat tidur. Tadi ketika dia memutuskan untuk beristirahat karena merasa tak enak badan, Aldi tiba-tiba datang membawa dua putra-putrinya yang begitu erat menempel pada temannya itu. "Anak-anak mau ketemu papahnya, katanya, jangan tidur mulu kayak koala." Itu katanya, kemudian dia pamit pulang karena harus buka praktek di rumahnya. Tidak banyak yang dikatakan oleh kedua anak itu, selain bertanya di mana Winda dan Kinar yang tak jelaa keberadaannya. Yang menghilang bak di telan bumi. Yang kemungkinan tak pernah kembali lagi ke rumah ini. Kalau kejadiannya seperti Winda, tentu saja Rakasya akan mati-matian untuk menolaknya hadir kembali. Namun, jika itu Kinar, Rakasya akan banyak berpikir untuk menerimanya kembali ke sini.

