bab 5 pertemuan keluarga

1265 Words

Ali pov Lihatlah wajah cengok dari gadisku itu, seperti ikan cupang yang kalah adu. Dia hanya diam terpaku, aku ingin tertawa sekencang-kencangnya saat ini. Namun kutahan karena sepertinya tidak pas dengan keadaan saat ini. Calon mertuaku om bagus hanya senyum-senyum melihat puterinya bingung. "Papa !! prilly serius nih". Rengeknya manja. Lucu sekali melihatnya merengek seperti ini, tidak seperti sikapnya yang sok angkuh dan kuat. "Pak ali, kenapa bapak hanya diam saja. Bukan pak gunawan kan calon suami saya ??". Tanyanya yang membuatku semakin ingin tertawa. Kenapa bisa dia berfikiran jika papaku calon suaminya, bukannya pilihannya ada aku juga. "Hey,, ladies. Om ini masih punya istri dan anak, jadi mana mungkin menikah lagi. Anak om itu lebih tampan dari om, dia cerdas seorang dokte

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD