prilly pov Ya tuhan pertanda apa ini kepadaku, kenapa kau kirimkan malaikat pencabut nyawa sekarang. Astagfirulloh, kenapa aku jadi ngaco ngomongnya. Dicabut beneran bingung deh. What can i do..?? Berdoa hilang ingatan siapa tahu dikabulin. Aaahhh dunia ini sempit sekali, mau melarikan diri kemana. "Heh cewe cantik, ngapain sih loe dari tadi ngeraup muka gitu ?". "Menurut loe..?? Fikir ajah sendiri". Jawabku ketus. "Idih, ngambeknya ke gue. Yang salah itu abang gue, bukan gue. Gue mah disuruh ajah ama dia". Belanya sambil cengar-cengir. Setidaknya jika cowo ini yang ada disini, aku lebih bisa leluasa daripada abangnya yang ada disini. Aku pun celingak celinguk mencari keberadaannya saat ini, karena sedari tadi makan malam tiba-tiba dia menghilang. Kurasa dia pun tak setuju dengan

