Part 38 Status Hubungan

1012 Words

Menjerit, itulah hal yang ingin gadis itu lakukan sekarang. Seusai ciuman keduanya saling bertatapan dalam jarak yang sangat dekat, bahkan bisa saling merasakan hembusan napas hangat satu sama lain. "Kamu masih mau bilang kita hanya mantan sekarang?" todong lelaki itu mengusapkan ibu jarinya ke bibir gadis itu yang sedikit basah. "Tidak ada mantan yang seperti kita." Lirihnya menyapukan telapak tangan ke wajah gadis itu. Riska sendiri hanya bisa terpekur, otaknya benar-benar blank tidak bisa memikirkan apapun. Ia ingin menjerit tapi seperti bukan ide bagus karena akan kelihatan sekali salah tingkahnya. Akhirnya ia membuang muka, berdehem pelan sambil mundur teratur. "A-aku mau pulang!" ujarnya tegas buru-buru beranjak, namun begitu sampai tepat di depan pintu pelukan erat dari belakang

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD