Keduanya berteriak. Hestia menutup wajahnya dengan telapak tangan tapi matanya masih mengintip di sela-sela jari. Raven dengan cepat menutupi tubuhnya, tapi itu tidak cukup jadi dia meraih bahu Hestia untuk menutupi dirinya sendiri. Dalam keadaan panik, Hestia terpeleset, Raven yang juga tengah panik mencoba menangkapnya, sayangnya terlambat. Mereka berdua ikut terpeleset di dalam bathtub tanpa sengaja memutar kran shower membuat mereka basah. Raven berada di atas dengan tangannya di atas d**a Hestia. Dia melakukannya agar tidak terbentur. Keduanya saling berpandangan satu sama lain, terkejut. Membeku, tidak bisa bergerak. Tidak ada yang saling bergerak, merasakan air guyuran shower. “Pak, ada sesuatu yang mengganjal,” lirih Hestia melirik ke arah di mana dia merasakan sesuatu itu. Rav

