Chapter 34

1210 Words

Part 34 Lantas seorang tetangga yang tak lain adalah Pak Rifai berlari, kemudian kembali dengan membawa jirigen. Buat apa? Mila berlari membelah kerumunan dengan perasaan diaduk-aduk. Air matanya sudah tumpah padahal Mila belum tahu apa yang terjadi. Seorang wanita paruh baya menangis dan menuduh orang tuanya yang tidak-tidak. "Kalian berdua sudah membunuh anakku!" "Budi mati secara tak wajar setelah bertamu ke sini! Kalian apakan anakku!" Teriak wanita itu sambil menangis. Betul ... betul ... Teriak yang lain membenarkan. "Sudah saya bilang, saya tidak melakukan apa-apa!" bantah Abi. "Maling mana mungkin mau ngaku!" Byurrr! Mintak tanah itu sudah di siramkan ke tubuh Dyah dan Abi di teras rumah. Mereka sudah menuduh Abi telah membunuh Budi. Mila berlari dan memeluk kedua oran

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD