Tiga insan itu memasuki kafe dengan langkah pelan melihat ke sekeliling kafe untuk melihat di mana letak meja kosong untuk mereka duduki. "Disitu aja." Jeni berjalan lebih dulu menuntun Jere dan Lion menuju meja yang ia katakan. "Kakak minum?" tanya Jere. "Nggak. Aku cuma sebentar, aja." "Jangan begitulah, Kak. Jauh dari permasalahan kita aku juga mau berteman sama Kak Jen." "Maaf, Jer, tapi aku nggak bisa ninggalin anak ku lama-lama." "Kak Jeni mau gimana?" "Kalian yang mau gimana?! Ngapain ke rumah ku?" "Ari selingkuh dengan Tasya." Pernyataan yang Jere ucapkan tidak membuat Jeni terlihat berbeda atau terkejut. "Dan Kakak tahu tentang itu," sambung Jere yang kali ini berhasil membuat Jeni salah tingkah. "Aku lupa kalau kalian ngikutin aku!" "Tolong, Kak. Setidaknya kalau nggak

