Penolakan

334 Words

Jere mengetuk pintu berwarna coklat dari rumah sederhana yang diketahui sebagai kediaman orang tua Jeni. Lion yang ikut bersama Jere berjalan memperhatikan setiap bagian rumah untuk melihat apakah ada orang yang bisa ia temui. "Kayaknya nggak ada orang bos," ucap Lion saat menyadari suasana rumah yang sepi. "Kamu siapa?" Jere dan Lion membalikkan tubuh mengetahui seseorang berada di belakang mereka.  Tanpa menunggu, Jere menyalami tangan wanita paruh baya yang ia yakini ibu Jeni, karena lengan kanan nya diapit oleh Jeni yang menatap Jere dengan ekspresi datar sambil menggendong anak nya yang tidur. "Saya Jere, temannya Kak Jeni, Bu." "Walah walah.. Ayo masuk, Nak. Kalian sudah menunggu lama?" Wanita paruh baya itu langsung mengeluarkan sebuah kunci dari tas kecil yang dibawa. "Nggak

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD