Masa Lalu

801 Words

Pagi ini Ari terlihat memanjakan Jessie setelah semalam melewati peristiwa yang bisa saja membuat jantung nya berhenti berdetak. "Kamu masih mau lagi?" Ari menatap Jessie yang berada di pangkuannya. Jessie menggeleng. "Udah, Pa." "Kamu baru makan dua roti sayang." "Nggak. Jessie udah, Pa." "Kalau gitu habisin susunya." Ari menyodorkan setengah gelas s**u strawberry kesukaan Jessie yang tersisa. Gadis kecil itu menerimanya dengan senang hati, meneguk pelan-pelan sambil menatap ke arah Jasmine yang tersenyum padanya. "Habis!" seru Jessie dilengkapi senyum manisnya. "Sekarang Papa antar kamu, ya." "Iya." "Kamu ikut nggak sayang?" "Ikut, Kak." "Ya udah." Ponsel Ari berdering bersamaan saat dia membalas ucapan Jasmine. Tertera sebaris nomor tanpa nama yang membuatnya tampak bingung

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD