BAB 30

1076 Words

Pintu kamar Elena terbuka tanpa ketukan. Dante berdiri di sana, masih mengenakan kemeja yang kusut, sebuah pemandangan langka bagi pria yang selalu terobsesi dengan kesempurnaan penampilan. Ia melangkah masuk, menutup pintu di belakangnya, lalu menguncinya. Elena tetap duduk di kursi dekat jendela. Ia tidak menoleh. Matanya menatap taman luas di bawah sana yang kini terlihat seperti penjara hijau. "Kau tidak makan malam," ucap Dante. Suaranya serak, berat karena tekanan yang ia bawa sejak perdebatan mereka di ruang kerja. "Aku tidak lapar," jawab Elena datar. "Apa kau datang ke sini hanya untuk memeriksa asupan nutrisi barang milikmu?" Dante menghela napas panjang. Ia berjalan mendekat, berhenti tepat di belakang kursi Elena. Tangannya bergerak, hendak menyentuh bahu wanita i

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD