BAB 21

1089 Words

Anggara langsung berlari dari belakang Khaizhura dan Avie, sementara Azara malah membeku melihat Bintang yang sangat berbeda dengan Bintang yang sering ia lihat selama ini. Tangan Azara bergetar, ia sangat takut sekaligus khawatir, matanya memerah. Azara paling tidak kuat melihat keributan, apalagi keributan dari orang-orang terdekatnya. "Bi," ucap Anggara seraya memegang bahu Bintang. Bintang memejamkan matanya beberapa detik lalu melepaskan cengkeramannya pada kerah baju Xiar sambil mengembuskan napas pelan. Xiar tertawa sampai terbahak-bahak. Dua orang laki-laki yang ikut serta di belakangnya pun tertawa juga. Xiar tertawa karena merasa tergelitik dengan cara Bintang menahan emosinya yang menurut ia sangat tidak jantan. Bintang terlalu sok suci, Bintang terlalu sok lemah lembut, dan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD