Anggara sampai mengerem motornya mendadak saat Azara bertanya tentang manggung. Karena hal itu Azara jadi reflek memeluk tubuhnya. Dan lagi, jantungnya harus berdegup abnormal karena itu. "Sorry ...," ucap Anggara seraya menggas motornya kembali. Azara mencubit pinggangnya pelan. "Kalau kamu ngerem mendadak lagi aku jambak, sih, asli," ucapnya ketus. Anggara jadi tertawa. "Lagi kenapa kaget banget, deh. Orang aku cuma tanya kamu nanti malam manggung atau enggak." "Aku kaget karena selama ini kamu enggak pernah tanya tentang itu. Lagian aku juga enggak bilang ke kamu. Pasti kamu tau dari teman-temanku, ya?" Azara mengangguk, Anggara bisa melihatnya—walaupun tidak full face—dari kaca spion. "Iya, kata Kak Zainal tanya aja sama kamu. Aku mau ikut dong, boleh, enggak?" Anggara terkekeh.

