Oh!! Begini Rasanya

1258 Words

Malam yang terang tiba-tiba menjadi mendung ketika Amira dan Kemal masuk kedalam kamar, terdengar rintik hujan mulai bersahutan diluar, menambah syahdu malam pengantin bagi mereka berdua. Amira yang menegang dalam pelukan Kemal tidak mampu berkata apapun. Amira hanya diam kaku layaknya patung, bahkan mungkin Amira lupa jika dirinya butuh bernapas. Kemal yang bisa merasakan ketegangan pada tubuh Amira hanya justru tersenyum di belakangnya. "Tidur, Sayang. Udah mau pagi, subuh kita harus bangun." Kemal berkata dengan semakin mengeratkan pelukannya. "Mira gak nyaman ya Aa peluk?" tanyanya dengan mencium puncak kepala Amira yang masih berbalut hijab instan. Amira membalikkan tubuhnya, dengan mengumpulkan keberanian Amira menatap wajah Kemal yang bersinar meski di tengah gelapnya malam.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD