Kemal dan Amira keluar dari kamar ketika jarum jam menunjukkan pukul sembilan pagi. Pengalaman pertama bagi keduanya keluar kamar sesiang ini. Sebenarnya Kemal begitu malu, karena ini adalah pagi pertama Kemal sebagai menantu di keluarga Arkana. Dan Kemal bangun di jam yang sesiang ini. Ketika mereka menuruni tangga, aura-aura menggoda dari para sepupu dan juga Angga sudah jelas terlihat. Hana dengan senyum sok manis, dengan kedua alis yang sengaja di naik turunkan, Angga yang sengaja berdehem-dehem tidak jelas, Raksa yang pura-pura batuk, dan ada juga Bima yang berpura-pura terkena serangan jantung. Hal itu membuat Amira menundukkan pandangannya karena malu, sedangkan Kemal langsung meraih pinggang Amira, yang semakin membuat para sepupu dan sahabatnya bersorak seketika. "Mentang-men

