Ananda dan Sandra sudah dua bulan berada di rumah Kemal untuk menemani Amira, setelah menggelar acara tujuh bulanan. Sama halnya seperti pernikahan, acara tujuh bulanan Amira pun menggunakan adat berjualan rujak tumbuk pedas. Dengan mencampurkan tujuh jenis buah-buahan yang ditumbuk dan diberi bumbu, setelah jadi akan dijual secara keliling oleh Kemal dengan harga seikhlasnya. Uang yang didapatkan dari hasil jualan nantinya akan dijadikan uang saweran untuk acara pecah telor di persimpangan jalan. Setelah mengadakan pengajian, Amira dibawa menuju ke jalan depan rumahnya, karena jarak dari rumahnya ke persimpangan cukup jauh, maka dari itu diputuskan untuk di depan rumahnya saja. Kemal membawa seember air yang telah ditaburi bunga tujuh rupa dan uang hasil berjualan rujak tadi. Ananda m

