Setelah Bima turun Kemal mulai menggenggam tangan Amira dengan ulasan senyum yang terukir indah. Entah Bima mendapatkan ide dari mana sehingga bisa menyiapkan hal seindah ini. Kemal tidak pernah meminta kado apapun darinya, tetapi Bima begitu memikirkan kebahagiaannya dengan Amira. Kemal sangat bersyukur memiliki saudara seperti Bima, walaupun mereka tidak memiliki hubungan darah apapun. "Indah ya?" tanya Kemal dengan menatap wajah Amira yang begitu cantik. "Banget! Mira gak nyangka Kak Bima ngasih kado sebagus ini buat kita berdua," jawabnya dengan tersenyum bahagia. "Kita makan dulu, ya. Abis itu Aa punya sesuatu buat Mira." Kemal melepaskan tautan tangannya, dan mulai memotong daging yang ada di piringnya dan memberikannya pada Amira. Mengambil piring makanan milik Amira yang akan

