112: Kelahiran dan Kematian

1007 Words

Regan memandang Chesa, dia meminta saran, kata apa yang harus dikatakan pada anak kecil polos di depannya ini. Belum sempat Chesa menjawab, suara mobil berhenti di depan rumah itu terdengar. Itu pasti mobil jenazah Ibunya. Tanpa menggrubis Regan yang menunggu jawabannya, Chesa pergi ke depan. Regan yang melihatnya pun ikut-ikutan berdiri. Tidak lupa, dia menggendong Lova karena kasihan. "Kita mau ke mana? Apa itu mobil yang bawa Ibu? Ayah juga ikut, kan? Kakak, jawab pertanyaan aku dong. Nanti aku kasih permen," tanya anak itu polos. Regan menelan berat salivanya. Anak ini seperti jelmaan polisi yang menginterogasi nya terus. Ingin menjawab, namun Regan sadar bahwa dia tidak pernah ada di posisi di mana salah satu orang tuanya meninggal. Ada satu jalan; diam dan menunggu Anak kecil i

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD