Trinity Sebel banget, malem ini ternyata Mas Bran harus ke Kalimantan buat ngurus bisnisnya Bang Satrio besok pagi. Jadi aja malem ini aku dianter pulang, gak dikasi nginep. Huh! "Mas Bran." Panggilku, ia menoleh hanya sekilas lalu pandangan lurus lagi ke depan. "Iyaa?" "Berarti besok kita LDR dong ya?" Kulihat Mas Bran tersenyum kecil, ya ampun manis bangeet sih dia tuh. Ini aku duduk tapi ngadep dia, abis takut kangen, jadi maunya mandangin dia terus. "Cuma seminggu, kan biasanya juga gitu, kita ketemu seminggu sekali." "Tetep aja itungannya LDR." "Yaudah iya, besok kita LDR ya? Kamu jangan macem-macem. Jangan nakal ya sayang." "Ih yang suka nakal kan Mas Bran." "Nakal kenapa aku?" "Gak tau, pokoknya nakal ajah." "Yaudah iyaa," Katanya kalem. Aku mesem-mesem gak jelas ini, b

