Obrolan seputar pernikahanku dengan Trinity sudah selesai, sekarang malah Bang Satrio ngajak ngobrol berdua di halaman samping. "Bran, maaf buat semuanya!" Ujar Bang Satrio terdengar tulus. "Iyaa Bang, santai, udah lewat juga, udah gue maafin kok!" Aku mengingat ucapan Bima, biar semuanya cepet kelar aja. Aku juga gak mau bawa sakit hati atas perlakuan Bang Satrio ke kehidupan baruku nanti. "Serius, gue ngerasa bersalah banget kick lo gitu aja, maaf, gue gak punya pembelaan, gue emang b**o aja, gak mikir panjang," "Udah Bang, yang ada di belakang, biarin aja di belakang." "Makasi lo udah nemuin nyokap gue, walaupun berbentuk makam, gue seneng akhirnya tahu siapa nyokap gue, gue juga cari keluarganya dari file yang lo dapetin. Gue punya adek se-ibu ternyata." Aku mengangguk, aku sudah
Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books


