Sembilan belas

1176 Words

"Mas Bran harus punya panggilan sayang sama buat aku!" Pagi ini Trinity briefing, katanya supaya aku jadi pacar yang baik. Berhubung belum pernah pacaran, jadi ya aku manut-manut aja. Kan aku juga mau seneng ya? Bikin dia seneng kali aja aku ketularan senengnya. "Panggilan sayang? Apa dong?" "Yaa apa gitu, pokoknya harus ada manis-manisnya." "Kamu mau dipanggil manis?" Tanyaku geli. "Ihh gak mau, yang lain dong, yang kreatif." "Kamu maunya aku panggil apa?" "Ya Mas Bran mikir doong," "Kamu manggil aku apa?" Trinity tidak langsung menjawab, raut wajahnya terlihat sedang berfikir keras. Menunggu beberapa saat, dia tidak juga buka suara. "Tuh kan, kamu aja gak tau mau panggil aku apa. Udah biasa aja." Kataku. "Ihh jangan gitu dongss, apa bedanya berarti kemarin-kemarin sama sekaran

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD