PROLOG

497 Words
She is a queen with a kind heart. But honey, you need to remember one thing; she's a queen. So pay attention to your attitude to her because her attitude is based on how you treat her and her loved one - Reksara, 2022. -- Sebuah Lamborghini Urus berwarna hitam dove berbelok anggun memasuki kawasan SMA Rajawali. Mobil yang harganya menyentuh angka 8,5 milyar Rupiah itu berhenti tepat di samping sebuah Porsche GT3 RS Weissach milik the one and only, Ayudia Amara Kharisza. The it girl, SMA Rajawali. Jangan bingung kenapa ada banyak mobil seharga rumah di parkiran SMA Rajawali, karena sekolah itu memang terkenal dihuni oleh anak - anak dari para konglomerat di negeri ini. Sistem pendidikan serta fasilitas yang mumpuni menjadi salah satu alasan mengapa banyak orang tua rela membayar mahal untuk bisa mengirim anaknya bersekolah disana. Kedua mata Amara memicing tajam saat netranya menangkap sosok si pemilik Lamborghini disebelahnya turun dan membukakan pintu penumpang. Ya, pintu penumpang mobil cowok itu sendiri, bukan mobil Amara. "Thanks, Kak," ujar seorang gadis berambut pendek sebahu yang baru saja turun dari mobil. Amara memberengut tidak rela. Gadis itu segera mematikan mesin mobil dan ikut turun. "Masuk yuk, Kak?" sebelum si lelaki bisa menjawab, Amara sudah menerobos ke tengah - tengah pasangan muda itu dan menggeser posisi si gadis berambut pendek. Dengan sengaja Amara mengibaskan rambut hitam panjangnya yang terlihat sangat sehat dan bersinar hingga mengenai wajah sang gadis di sebelahnya. "Ups, sorry, sengaja," ujar Amara menyebalkan.  "Amara!" tangan si gadis berambut pendek sudah terangkat ingin mendorong Amara namun gadis itu segera menaikkan alis. "Apa? Mau ngelakuin kekerasan sama gue?" tantang cewek itu. "Silahkan aja kalau mau di keluarin dari sekolah ini, sedetik setelah tangan kotor lo itu berani nyentuh gue," ujarnya membuat si gadis berambut pendek yang merupakan musuh dari sahabatnya, segera mengurungkan niat. "Good choice!" Amara bertepuk tangan mengundang semakin banyak mata melirik penasaran kearah mereka. Kehadiran Amara dan Reksa di satu tempat yang sama saja sudah mengundang banyak mata dan pertanyaan, apalagi kini Amara dengan berani menggandeng tangan Reksa yang semua orang tahu bestatus sebagai kekasih si gadis berambut pendek. "Sekarang lo mending jauh - jauh dari Reksa. Karena Reksa," Amara dengan sengaja bergelayut semakin manja di lengan cowok di sebelahnya sebelum lanjut berkata, "Tunangan gue. Tunangannya Ayudia Amara Kharisza," umumnya nyaring dan sangat amat jelas. "Iya kan, Sayang?" Malas menjadi tontonan gratis untuk waktu yang lebih lama, Reksa akhirnya memilih untuk tidak mendebat Amara. Daripada dia semakin berulah, pikir cowok itu. "Nei, kamu ke kelas sendiri dulu ya hari ini?" ujar Reksa berbicara lembut kepada si rambut pendek yang sejatinya bernama Neida. "T-tapi Kak..." Neida kembali ingin protes namun Reksa memotong ucapannya dengan nada seperti titah raja yang tak bisa dibantah. "Hari ini aja," setelah itu cowok itu menarik- ralat, lebih tepatnya menyeret Amara untuk segera masuk ke gedung utama SMA Rajawali. Amara 1, Neida 0, batin gadis itu kesenangan. Rasain! Siapa suruh dulu nyakitin sahabat gue? dengusnya kemudian.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD