* * *
Dan hari pernikahan Merekapun datang,. Pernikahan dilakukan sesuai kesepakatan bersama, mereka hannya menggelar acara Akad secara agama dan Negara.. tidak membuat pesta besar-besaran mereka hannya mengundang kerabat dan keluarga terdekat saja yg terpenting sah.
Setelah menikah Hanna tingal di rumah Rian karna permintaan dua orang tua Rian, malamnya saat sedang makan bersama.Hanna masih malu dengan cara mereka memperlakukan Hanna seperti orang tuanya sendiri,. Orang tua Rian dan keluarga sangatlah baik ke Hanna.
"Ini ibu ambilkan makan yg banyak yah anak ibu,. " Ucap Ibu Rian.
"Iya Bu makasih.." jawab Hanna
"Makan yang banyak na, gak udh malu malu sekarang kan kita keluarga berarti sekarang kmu juga Adik Kaka Juga.." ucap Ka Elisa.
Rian yang melihat' Pemandangan seperti itu tidak begitu suka,dan masih belum terima kenapa dia menikah dengan wanita seperti itu.
"Hanna Ayah dengar kamu waktu itu pernah bilang kan sempat ingin melanjutkan kuliah,? " Ucap Ayah.
Waktu itu Hanna pernah sempat ingin melanjutkan kuliah tapi apa daya , Karna terhalang biaya dan apa lagi Hanna harus membayar uang sekolah untuk adik adiknya,. Makanya dia mengubur itu semua dan mengalah untuk pendidikan adik adiknya.
"Iya yah,." Ucap Hanna .
"Kamu lanjutkan pendidikan kamu, besok ka Elisa yg mengurus semua kebutuhan kamu sekolah." ucap Ayah.
"Terus kamu sudah tidak usah bekerja lagi." Ucap ayah.
"Maaf yah sebelumnya bukan saya lancang tau menolak niat baik ayah,. Untuk melanjutkan Kuliah saya sangat terimakasih banyak dan saya terima,. Tapi Untuk berhenti dari pekerjaan sepertinya saya tidak bisa yah,. " Ucap Hanna.
Rian yang tidak senang dengan jawaban Hanna, langsung memotong pembicaraan mereka.
"Gak usah ngeyel jadi orang ,udh di kasih hidup enak Jagan sok nolak,tingal diam di rumah dapat Duit ,. Banyak istri yg ingin seperti itu, diam di rumah dapat duit banyak, malah kepengen kerja,. ! " Ucap Rian.
Tapi di lain pihak Hanna tidak mempublish perkataan Rian. Dan hanya menjawab perkataan Ayah saja.
"Maaf yah,.saya masih niat untuk bekerja,satu untuk membantu keuangan Juga,dan kedua saya tidak bisa berdiam diri di rumah,apa lagi saya untuk mendapatkan pekerjaan pada waktu itu susah sekali ,. Dan saya tidak mau menyia-nyiakan itu meskipun sekarang saya sudah menikah." Ucap Hanna..
Ayah'pun tersenyum mendengar ucapan Hanna dan berkata..
"Mahh papah gak salah pilih mantu kan,?" ucap Ayah.
"Dan kamu Rian,.. Harusnya kamu bersyukur dapat istri seperti ini...!" Ucap ayah.
Rian'pun hannya diam, yg tadinya ingin menjatuhkan Hanna malah dia sendiri yang terjatuh karna perkataan dia..
" Emang Hanna dulu ingin melanjutkan di Jurusan Apa, " ucap ka Elisa.
" Saya dulu minat di Bisnis management ka," Jawab Hanna.
"Gini aja yah,. Masukin dia di management pemasaran, nanti biar aku yang bimbing Hanna.." . ucap Elisa.
"Oke kamu ayah perbolehkan kamu bekerja tapi kamu bukan jadi Cleaning Servis lagi .." Ucap Ayah.
"Gak apa apa nanti Kaka yang ajarin kamu ko. " Ucap ka elisa.
"
Om Rian, pemasaran itu apa,? " Ucap Putri.
"Putri punya Es krim,.terus putri nawarin ke Om Rian buat cobain.. ehhhh om Rian makan sampe Abis es'nya terus besoknya om Rian minta lagi dah Es'nya ke Putri.. jadi itu yg namanya Pemasaran. " Ucap Rian.
Hanna'pun yg melihat' Rian bisa berbicara lembut di depan anak kecil merasa kagum,.
"Ternyata Rian ada sosok lembut sama Anak-anak,cara ngomong dia juga beda kalo Ngomong sama anak kecil lembut banget.. " ucap Hanna dalam Hati dia.
"Ini kan udh malem gimana kita bobo .?" ucap Rian ke putri..
* * *
Malam harinya saat Hanna ingin tidur dan sudah berada di kamar ,. Dan kebetulan Hanna sudah berada di dalam kamar duluan.. beberapa menit kemudian setelah Rian masuk ke kamar , setelah menidurkan Putri, keponakannya. dan setelah masuk ke kamarnya dia melihat Hanna sudah di tempat tidurnya.
"Siapa yg bilang kamu bisa tidur di kasur,, kamu tidur di bawah.!" ucap Rian
Rian menyuruh Hanna tidur di lantai..
Dan hanna'pun pindah, dia tidur di lantai dan lebih parahnya lagi lantainya tidak ada Alas dan langsung tidur di Atas Marmer.
"Nihh buat kmu.! ucap Rian..sambil. Melempar Selimut ke Hanna.
"Makasih. " ucap Hanna.
Dengan selimut tipis dan tidur tanpa Alas, dalam pikiran Hanna dia membandingkan dengan orang lain saat malam pertama menikah,. orang' lain pasti bahagia setelah menikah tapi untuk dia sebaliknya,.
Tidur di lantai tanpa Alas dengan selimut tipis di tambah lagi dengan luka kaki yg belum sembuh, dan hanna'pun menagis malam itu, apa yg Rian lakukan terhadap dia.. semalaman Hanna tidak bisa tidur karna kedinginan dan merasakan kaki yg masih sakit ..
"Bangun bangun udh jam 6 ucap Rian yg membangun Hanna di lantai.. bangun nanti yg lain liat kamu tidur di lantai aku yg di omelin.. " ucap Rian
Hanna'pun bangun dengan wajah pucat lalu dia pergi untuk mandi dan setelah itu turun ke bawah untuk sarapan.
"Bagaimana tidurnya nyenyak gak ,,?? " ucap ibu..
Sontak mata rian menatap tajam ke Arah Hanna.
"Nyenyak ko Bu,. " Jawab Hanna
"Bener nyenyak,. ?Tapi ko wajah kamu pucat gitu . ? " ucap Ibu.
"Mungkin karna masih belum biasa tidur pakai AC Bu, " ucap Hanna.
"Kecil aja Ac nya minta ke Rian' " ucap ibu.
"Rian setelah makan kamu antar Hanna ke kampus untuk mengurus pendaftaran. "Ucap Ayah
"Bukan Kaka yah,? " Ucap Rian
"Kaka kmu gak bisa Hari ini antar putri dan itu mendadak. " Ucap ibu
"Kalo Rian gak bisa biar saya sendiri aja yah,, takutnya Rian ada yg harus di kerjakan nanti . " ucap Hanna.
"Sekarang Hari Sabtu libur,.. biar dia yg anterin kamu lagi dia sekarang itu Suami kmu biar ada tanggung jawabnya, " ucap Ayah...
Dan akhirnya dengan terpaksa Rian mengantarkan Hanna ke kampus untuk mengurus semua kebutuhan kuliah Hanna.
"Ayo buruan jalannya masuk ke mobil Hujan nanti, mana parkirannya jauh,.. kamu bisa jalan cepet gak si.. " ucap Rian
"Iyaa maaf,." Ucap Hanna ,
Yang membuat Hanna jalan lama itu karna kaki dia makin sakit memar yg belum sembuh di tambah lagi Luka yg makin parah dan tidak kering kering.. Rian'pun tidak menyadarinya..
~sit dwarrrrr~ bunyi petir dan hujan pun turun.
"Sumpah bener waktu libur gw di pake buat nemenin Lo doang.!" ucap Rian.
"Maaf aku udh ngerepotin kmu." ucap Hanna..
Saat sedang jalan, hp Rian berbunyi dan yg menelpon itu temannya,,karna ada hal penting yg ingin mereka tunjukkan ke Rian ..
Rian'pun menuruni Hanna di tengah jalan dan menyuruh dia pulang' sendiri saat hujan lebat.
"Inget kalo orang rumah nanya bilang aja gw ada urusan kantor mendadak,." Ucap rain.
Rian'pun meninggalkan Hanna di jalan..
Dan akhirnya hanna'pun ditinggal pergi Rian di tengah jalan saat hujan deras. Saat itu Hanna hannya bisa berjalan untuk pulang kerumah, karna dia tidak memiliki Uang sepeserpun di tambah lagi dia lapar karna belum makan siang.
berjalan di tengah derasnya hujan Dengan kaki yg sedang luka dan itu sangatlah menyakitkan untuk Hanna.
Di lain sisi setelah Rian bertemu temannya,. Ternyata temannya ingi memberitahu hal besar ke Rian.. apa yg Rian ketahui itu adalah hal yg menyakitkan,.
Ternyata temannya menyuruh Rian datang ke restoran untuk melihat Pacarnya yg sedang selingkuh dan Rian dengan jiwa yang lapang menghampiri pacarnya yg sedang berselingkuh,. setelah itu diapun langsung pergi meninggalkan tempat itu.
~Bersambung