"Hanna kamu udah makan, ?" ucap Mely teman kerja Hanna.
"Udh ko, " jawab Hanna,,
Padahal Hanna belum makan sama sekali karena uang pegangan dia untuk sebulan sudah terpakai untuk keperluan Rumah, dan nanti saja dia pulang kerja harus jalan kaki,. Sekarang Hanna Hannya bisa mengelus perutnya yang sedang lapar,.
"Hanna kamu pergi ke Ruangan Direktur yaa,. " ucap Lider.
"Baik pak,. "Jawab Hanna.
Hanna pun lantas pergi ke ruangan Direktur tersebut.
~Tok Tok Tok~
"Masuk ,." ucap orang tersebut.
Hanna masuk, alangkah kagetnya ternyata ruangan Rian,karna dia baru tau ternyata di suruh keruangan Rian..
Setelah di dalam ruangan Hanna hanya bisa diam, dia juga malu dan bingung karna dari tadi belum ada perintah dari Rian.
"Jadi apa pak yg bisa saya bantu,? " ucap Hanna (berbicara profesional karna di wilayah kantor)
"duduk." ucap Rian.
~Hanna pun duduk~
"Makan. " ucap Rian., Saya meminta kamu kesini nyuruh kamu makan aja.
Kenapa Rian baik hari kepada Hanna ,karna hari ini banyak yg di lihat Rian , dari Hanna yg berjalan berangkat kerja dengan kaki yang lagi sakit,.
Sampai tadi pas jam istirahat di banyak bolak balik di suruh beli makan oleh karyawan padahal dia sendiri belum makan dan itu terlihat dari mukanya.
"Saya bersikap seperti ini ke kamu, bukan karena saya menyetujui perjodohan kita." ucap Rian.
"Cepat habiskan abis itu kamu bisa melanjutkan pekerjaan."ucap Rian.
"Baik pak, " jawab Hanna.
Setelah keluar dari ruangan Rian Hanna bingung dengan karakter Rian,. Kadang dia baik kadang dia jahat,.
"Hanna kamu abis dari ruangan Direktur..?" ucap teman Hanna
"Oh iya,." Jawab hanna.
Hanna tidak bilang ke tamannya dia di sana abis makan.
"Na Direktur kita tuh ganteng kan na,?" Ucap teman Hanna.
"Dan Kata karyawan si dia suka mabok mabokan dan ceweknya banyak banget, dan itu yg membuat orang tuanya marah marah Mulu ke dia.." ucap taman hanna
"Tapi Yaaa wajarlah namanya juga anak orang kaya bebas melakukan apa aja,. " ucap Mely teman Hanna.
"Usssttt Jagan ngomong sembarangan kalo di denger gimana,." Ucap Hanna .
Meskipun Hanna kepikiran juga, apa lagi soal banyak wanita... Apa dia bakal berubah apa dia cukup dengan 1 wanita kedepannya,.(dalam hati Hanna)
* * *
Malam Harinya seperti Biasa Hanna bekerja paruh waktu, dia menjadi supir Grab Car dengan menggunakan mobil Temanny, dan itu hannya untuk malam saja karna kalo pagi mobil di pakai Narik oleh temannya, meskipun Hari itu kaki Hanna masih merasakan sakit, tapi dia tetep melakukan aktifitas paruh waktunya..
~Ting Ting~ Suara orderan masuk,. Hp yang di pakai untuk Grab car Hp temannya juga.
Saat mendapatkan orderan Hanna langsung meluncur ke tempat dengan sigap, dan sesampainya di sana.
~ Draaakk Dupp~ Sura pintu mobil.
"Malam pak,? Dan Hanna pun menoleh ke penumpang,. Dan alangkah kagetnya ternyata penumpang itu Rian dia bersama seorang Wanita..
"Ahhhh Lo ternyata, hahaha kerja sambilan setelah pulang kerja.. Anterin gw Ke hotel cepat yaaa.... " Ucap Rian dengan nada yg sedang Mabuk.
"Kamu kenal dia yank,?" ucap wanita tersebut.
"Ohhh Cleaning Servis di kantor aku." jawab Rian .
"Yaaa karna dia miskin rumah juga mau ambruk makannya kerja serabutan lagi dia hahahaha.. " ucap Hanna.
Hanna pun yg mendengar perkataan itu dari Rian, memegang dadanya, dadanya serasa sesak mendengar ucapan itu.
Saat masih di perjalanan, dua orang yg masih keadaan sedang mabuk,. karna mereka sudah tidak tahan untuk melakukan olahraga malam,. Mereka melakukan pemanasan berciuman dan meraba-raba,. Hanna yg melihat itupun kesal.
~ Ciiiiiitttttttttt~ suara rem Mobil. Sontak merekapun kaget'..
Hanna memberikan mobil'nya tersebut.
~ Dakk~ suara pintu mobil. Aja keluar dari mobil dan membuka pintu belakang.
"Keluar, ! " ucap Hanna .ke wanita Tersebut dan menarik lengan dia.
"Apaan nih, .! " Wanita malam
"Keluarrrr,.! " Ucap hanna.
Karena wanita ini ngeyel,. Hanna menarik Paksa dia keluar dan menyetop Taxi yg lewat, dan memasukan wanita itu ke dalam Taxi.
"Alamatnya tannya'' dia aja pak lagi Mabok dia.." ucap Hannya ke supir Tadi. Dan taxi itu pun jalan.
"Woyy apa apaan nih, itu cewe gw ,. " Ucap Rian,
Rian juga tidak bisa berbuat apa apa karna dia sendiri juga berat untuk berdiri karna mabok.
Hanna memutuskan membawa Rian ke Hotel, dia bisa saja membawa Rian pulang kerumahnya, tapi dia tau dampak yg akan Rian terima jika pulang dengan ke adaan mabuk seperti ini..
~ Bruk~ membaringkan tubuh Rian di kasur..
"Orang tua jahat gak pernah ngertiin perasaan anak dari dulu.. dari kecil selalu ngambil keputusan sepihak apa Ayah sama ibu pernah bertanya sama Rian suka Apa tidak haaaaaa.. " ucap Rian saat mabuk
"Sampe urusan pernikahan di Atur juga." . ucap Rian .yang mengeluh dalam keadaan mabuk.
Hanna yg mendengar itu semua, Hannya diam dan memperbaiki posisi tidur Rian dan menyelimuti dia,. Dan setelah itu Hanna pergi meninggalkan Rian.. sambil membayangkan keluhan Rian tadi.
* * *
Paginya setelah Rian sampai kantor dia membuat pengumuman langsung di depan semua karyawannya.
"Tolong Perhatikan,.jika ada salah satu karyawan saya yg bekerja paruh waktu di luar jam kerja, saya tidak akan segan segan memecat dia,. karna saya paling tidak suka nanti karna kerja paruh Waktu kalian kinerja kalian di Perusahaan menurun..! "ucap Rian.
Hanna yg mendengar itu Hannya diam aja Sambil melanjutkan pekerjaan dia yang lagi mengepel koridor Kantor..
"Saya tidak segan-segan untuk memecat yang ketahuan paruh waktu apa lagi mencampuri urusan pribadi saya,.!" Ucap Rian ke Hanna. Dengan suara kecil saat berpapasan dengannya.
Hanna'pun hanya terdiam.
Siangnya Rian pulang ke rumah lebih cepat karna Putri memintanya.
"Omm Rian.." ,ucap putri Sambil memeluk.
"Waaaahhh anak cantik." .ucap Rian.
"Semalem om bobo di mana, ? Tau gak putri tuh nungguin omm terus malah ketiduran bangun Bagun udh di kasur.." ucap putri
"Ahhhhh putri nungguin om.. wahhh Om jadi merasa bersalah dong sama putri,. Untuk menebus kesalahan om gimana kita beli Es krim, terus besok besok Jagan nungguin om tapi telpon om langsung nanti om langsung meluncur cepet kaya sekarang,.." ucap Rian.
"Yeeee beli Es krim ,." Ucap putri dengan penuh bahagia.
Di lain tempat tepatnya di tangga darurat Hanna sedang istirahat sambil meminum Teh,.hari ini dia tidak makan tidak memiliki uang dan apa lagi semalam kerja sampingan tidak mendapatkan penumpang sekali mendapatkan Rian..
dan dia memikirkan bagai mana lagi cara Untuk mendapatkan uang, sedangkan sekarang tidak di perbolehkan untuk kerja paruh waktu..
Saat dia sedang memikirkan itu semuanya, temannya pun datang dan memangil Hanna.
" Hanna hari ini kamu lembur yaa, Please Aku gak bisa Lembur sekarang soalnya mendadak banget ada masalah di rumah, " ucap mely teman Hanna.
"Gak apa apa kan lagi besok kamu juga izin libur kan..!. " Ucap mely
"Izin Libur,,? " Ucap Hanna
"Lahh kamu kan ijin kan buat besok.." ucap mely
Dan Hanna'pun baru ingat dia ijin libur karna untuk menikah.
"Ohh iya aku lupa aku udh izin libur besok.. dalam hati Hanna, oh iyaa besok gw kan nikah yaaa sampe lupa,." Ucap Hanna dalam hati..
Dan dia memikirkan bagaimana Nasib dia setelah menikah,. Menikah dengan peria yang tidak mencintai dia.. apa hidup ku bakal bahagia atau malah sebaliknya, aku hannya ingin menikah dengan orang yg sama sama mencintai dan itu 1 untuk selamanya.
* * *
Bersambung