Mereka sudah turun dari taksi berjalan menuju Resto. Persis seperti ibu dan anak gadisnya. Tak akan ada yang menyangka Tania adalah calon istri anak Ranti yang sudah meninggal dan hampir menjadi menantu. Jika saja, Tania mau menjadi menantunya dengan menikahi Reza, mungkin hal itu sudah menjadi kenyataan. Namun, tidak. Tidak. Ranti mengerjapkan mata. Dia tak ingin ikut campur lagi. Takut jika Tania menjadi sakit lagi, karena keegoisannya. “Eh coba lihat warna kuku kamu.” Tania segera menunjukkan warna kuku soft pink, pada Ranti. “Ih lucu, ya. Seger lihatnya. Ternyata warna yang seger itu nggak cuma merah, ya?” “Iya, Ma. Merah itu terlalu berani.” Dan Tania pernah melakukan itu, hanya untuk menjadi beda, bahkan warna hitam pun dia pernah. Tapi, seringai Delon selalu menunjukkan keti

