Tania Bab 15

1218 Words

 “Ssstttt … jangan berisik! Pahlawan kamu tidak ada. Dia ditahan oleh ibunya sendiri.” Tawa menyeramkan Wawan menggema di telinga Tania.  Satu tendangan tepat di punggung Wawan membuat pria kurus itu tersungkur. “Aku di sini,” ucap Delon.  Kedua anak buah Wawan langsung melepaskan tangan Tania. “Jangan ganggu Tania lagi, jika kalian ingin selamat!” pekik Delon sembari menghadiahi mereka dengan tinju dan tendangan.  Wawan dan kedua anak buahnya pergi usai mendapat pukulan. Tentu saja Delon sudah yakin ketiga pria pengecut itu akan melapor pada Nenek tua yang menjadi bosnya. Seketika Delon memusuhi ibu angkatnya. Tanpa berkata apapun Tania langsung memeluk Delon. Air mata tumpah dari setiap sudut matanya.  “Kamu kenapa ke sini, Honey?” Delon membelai lembut kepalanya.  “Aku cuma mau ka

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD