“Audrey!” panggil seorang lelaki yang sembari berjalan ke arah mereka berdua yang sudah langsung menoleh ke lelaki itu. Audrey otomatis langsung menarik sudut bibirnya untuk tersenyum. “Hai,” sapanya dan bangun dari duduknya. Rayn, lelaki itu membalas senyumannya. “Kamu kok bisa ada di sini? Bukannya kamu lagi sibuk buat kerajinan tangan sama papa kamu?” tanya Audrey. Ngomong-ngomong soal Rayn, lelaki itu adalah salah seorang yang memiliki tangan ajaib. Maksudnya, ia bisa membuat karajinan tangan dari seperti guci atau benda lainnya dari tanah liat. Bersama papanya yang memilii tokoh yang penuh dengan hasil dari kerajinan tangan dari seorang seniman. Rayn tersenyum sambil menggelengkan kepalanya. “Oh, kalo itu aku udah selesai bantu papa, dan sebelum pergi aku ijin dulu sama beliau

