“Anya mana?” tanya Askhal di sela-sela makannya saat menyadari jika tidak ada kakaknya di meja makan----kepada pembantu rumah tangganya yang kini telah pulang. Seharusnya, sih, Arsya itu sudah Askhal pulangin juga ke rumahnya tapi Anya dengan sikap gilanya malah melarang dirinya dan dia tidak bisa berbuat apa-apa kalau Anya ingin Arsya tinggal di rumah ini dalam waktu yang sebentar lagi juga baka berakhir. “Gini den, tadi non Anya... anu... katanya harus pulang ke Eropa,” jawab Bi sutri dengan nada sedikit gugup sambil tangannya sedang memotong buah. “Eropa? Secepat itu? Kenapa dia gak bilang sama Askhal?” tanya Askhal berbondong. Ia panik dan bingung. Kenapa kakaknya ini pulang tanpa memeberitahunya lebih dulu? “Katanya ada masalah di kampusnya den. Urusan mendadak gitu. Bibi juga kura

