Bagian Kedelapan

3222 Words

“Lo kenapa senyum-senyum kayak gitu sih?” tanya Thea penasaran. Matanya terus menatap Arsya yang sedang membereskan peralatan ulangannya seperti papan alas dan alat tulis lainnya untuk dimasukkan ke dalam tas. Setelah dua hari tidak masuk karena beralasan sakit akhirnya Arsya masuk dan mengikuti ulangan semesteran walaupun waktunya cukup padat untuk setelahnya ia kembali menyelesaikan ulangan susulan. Thea mendengus karena pertanyaannya sama sekali tidak di tanggapi oleh sahabatnya itu. “Woy Sya,” Thea membentak dan di balas Arsya dengan dehamannya. “Cerita lo kenapa jadi senyam-senyum begini. Dari pas pagi sebelum ulangan sampai ulangan udah selesai lagi lo masih cengar cengir gak jelas,” tuturnya mendesak Arsya. “Oh,” Thea memutar-mutar jarinya lalu menyipitkan matanya dengan tatapan m

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD