Arsya sedang bersiap-siap di belakang panggung, acaranya ternyata sudah lama diundur jadwalnya yaitu setelah selesai ulangan bukan sehari setelah ulangan. Acara diadakan sama seperti jadwal acara di SMA sebelah yaitu SMA N 6 tempat Rayn. Arsya mengusap pelan tangannya karna gugup. Tiba-tiba seseorang menepuk bahunya saat kegugupan sedang melandanya. “Eh? Kak Audrey?” “Kamu udah siap?” Arsya mengangguk dengan raut wajahnya yang terlihat tidak yakin. “Kamu kenapa? Kayak khawatir gitu?” “Aku..mm..aku gak apa-apa...” ucapnya terbata-bata. “Jujur aja Sya, kamu pasti lagi khawatiri sesuatu, kan? Ayo, bilang, kan, kamu udah janji gak bakal nutupin apapun dari aku. Atau kamu lagi nervous?” Arsya menghela napasnya panjang. “Aku khawatir sama kak Askhal, dari kemarin aku gak liat dia.” Audre

