“Brengs*k kau, Carlos!” Tak peduli pada moncong senjata api yang sudah terarah padanya, Oliver menerjang Carlos. Oliver mendorong keras tubuh Carlos, hingga Carlos yang belum bersiap itu tidak bisa menghindar. Pria itu pun kehilangan keseimbangan tubuh. Carlos terjatuh ke lantai, menimbulkan suara gedebum yang memenuhi kamar tersebut. Oliver sudah akan bergerak untuk menghajar Carlos, namun kedua tangannya tertahan. Dua orang anak buah Carlos memegangi tangannya. “Sialan, lepaskan!” Oliver berontak, berusaha untuk menarik lepas tangannya. Tidak berhasil lantaran dua orang itu menahan kuat kedua tangannya, Oliver menendang. Berharap tendangannya bisa mengenai tubuh Carlos. Dua anak buah Carlos langsung menarik Oliver ke belakang. Menjauhkan Oliver dari sang tuan yang sedang beranjak ber

