Oliver mengedarkan pandangan mata. “Tunggu di sini,” perintah Oliver tanpa memutar kepala. Pria itu langsung membelokkan langkah kemudian mengayun kembali kedua kakinya. “Baik, Tuan.” Carol menjawab. Sang dokter memperhatikan pergerakan pemilik mansion. Beberapa detik kemudian Carol mengalihkan pandangan ke arah lain. Sudah bisa menebak jika sang penguasa sedang mencari istrinya. Carol yang masih berdiri di depan ambang pintu terbuka, menoleh ketika mendengar suara langkah kaki. Carol berdehem melihat Oliver mengayun kaki cepat. “Maaf Tuan, sepertinya nyonya Hazel ada di balkon,” beritahu Carol. Dia melihat tirai pintu kaca terbuka. Oliver tidak menyahut, pria itu langsung membelokkan ayunan kaki menuju pintu pembatas kamar dan balkon. Pria itu langsung menarik ke samping pintu kaca. Me

