“Perkenalkan. Aku Carlos, teman baik Oliver.” Carlos tersenyum lebar. Tangan kanan pria itu terangkat ke depan Hazel. Sepasang matanya mengecil. Hazel menatap pria yang mengaku sebagai teman Oliver. Benarkan? Hazel belum merespon perkenalan Carlos saat suara Oliver terdengar cukup keras. “Sialan, jauhkan tanganmu dari istriku.” Oliver menampar keras tangan yang terulur di depan sang istri. Pria itu kemudian menarik pinggang Hazel hingga Hazel bergerak ke arahnya. Tubuh mereka tak lagi berjarak. Menempel dengan tangan Oliver mendekap erat pinggang sang istri. Hazel menggulir bola mata ke samping. Melirik Oliver yang sedang menatap marah pria di depan mereka. Sementara orang yang ditatap membunuh oleh Oliver justru terkekeh. Tampak mengejek sang lawan. Jadi, sudah jelas mereka bukan teman

