Someday

800 Words

"Gila lo Can, sinting lo. Berengsek bener jadi manusia." Richard mengumpat habis-habisan ketika mendengar cerita Duncan barusan. Mulai dari bertemu Krystal yang notabenya mantan pacar Duncan. Hingga sekarang Duncan sering menemuinya. "Yaelah tem gue kan nemuin Krystal cuman urusan bisnis doang. Gue nanem saham di perusahaannya dia. Udah gitu doang." Sela Duncan tidak terima. "Gak gak gak. Gabisa gitu kudanil. Lama-lama bukan nanem saham entar, tapi nanem benih s****a!" Duncan menyemburkan bir yang dia minum barusan. Iya, saat ini Duncan tengah menemui Richard di club-nya sehabis menemui Krystal tadi. "Sembarangan lo kalau ngomong." Richard mengacak rambutnya frustasi. Dia gak mau aja temennya ini terjerumus dengan namanya perselingkuhan atau apalah itu. Yang jelas Richard gak mau Dun

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD