Sorry

637 Words

"Sinting gausa bercanda." Gue menyingkirkan tangan Franklin dari tengkuk gue. "Gue serius mbak, gue suka sama lo." "Lo udah gila ya." "Iya gue gila gara-gara lo mbak. Gue gila saat lihat lo sama bang Duncan. Entah kenapa hati gue sakit saat lo nangisin bang Duncan." "Maksud lo apa sih Lin gue gak ngerti." "Gue suka sama lo mbak." Kata Franklin tanpa ragu. "Gak Lin itu bukan perasaan suka tapi hanya kagum sesaat. Lo cuman remaja yang akan menginjak dewasa. Sedangkan gue udah dewasa dan jangan lupain gue udah jadi istri orang Lin." "Gue udah mikirin ini mateng-mateng mbak. Gue beneran suka sama lo. Terus gue harus nyalahin perasaan ini mbak?" "Gak Lin lo gak salah, perasaan lo juga gak salah. Tapi seharusnya lo harus berhenti dengan perasaan lo." "Kenapa? Karena gue masih bocah? Iy

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD