Keenam belas

1345 Words
Paginya aku bangun seperti biasa. Aku lalu membuka HP dan ternyata sudah banyak panggilan masuk dari Kaysan semenjak tadi malam. Lalu aku menghubungi balik Kaysan. Dengan cepat Kaysan pun menjawab. " Hallo Kay tumben miscall banyak kenapa? Kangen yaa? Hehehehe kataku sambil tertawa meledek " Hallo Ra, kalo kangen itu ga usah di tanya, pasti aku kangen. Masalahnya semalem kamu tuh kemana ngetik pesan lama banget tp pesannya ga nongol di grup, aku telpon sibuk, abis itu aku telpon lagi ga diangkat mulu. " katanya dg sangat khawatir " Yaa ampun aku lupa, iyaa tadinya aku mau bales terus Ken telpon, abis itu aku tidur sampe pagi dan baru bangun hehehehe maaf yaa Kay. " jawabku innocent sambil cengengesan " Huuuu dasar kirain kamu kenapa. Ternyata aku cuma manikin orang. " jawab Kaysan sambil tertawa " Kamu ga kerja Kay? " tanyaku sedikit perhatian " Kerjalah baru juga jam berapa. Kamu ada rencana apa hari ini Ra? " kata Kaysan yg bertanya balik " Mau istirahat dirumah dulu lah cape hehehehe. Oh ya kamu jadi apa di perusahaan kak Ivan? " tanyaku penasaran " Jadi wakilnya kak Ivan Ra. sebenernya pengen jadi karyawan aja tp ga boleh katanya aku harus belajar cepet untuk jadi pemimpin. " jawabnya datar " Oh iya bener juga si. Terus bisnis kamu yg katanya baru di rintis? " tanyaku kepo " Iyaa aku rencananya mau buka Cafe and Resto gitu Ra. " jawab Kaysan singkat " Kaya Fandi dong Kay? " tanyaku lagi " Bedalah kalo Fandi kan cafe doang, aku cafe sama resto. " jelasnya yg tak mau disamakan dg Fandi. Yaa tp memang beda si antara cafe dan resto. Kalo cafe makanannya itu tergolong makanan ringan/camilan sedangkan resto menyediakan berbagai macam makanan dari ringan sampai berat hingga dessert. " Ooohhh iyaa deh. Sukses yaa Kay, aku mau mandi dulu oke. " kataku sambil melihat jam dinding yg sudah menunjukkan pukul 7 " Amin makasih Ra. Oke Ra, aku tunggu kamu di Jogja Ra. " jawab Kaysan. Aku hanya tersenyum mendengarnya lalu mematikan telpon ku (Di sebuah perusahaan besar) " Pagi pak, ini CV para pelamar kerja yg ingin melamar menjadi sekretaris bapak. " kata seorang wanita sambil memberikan beberapa berkas dan menganggukkan kepalanya " Oke makasih. Kamu boleh pergi, lanjutkan pekerjaan mu. " jawab seorang CEO muda yg ganteng " Baik pak, saya permisi. " pamitnya sambil menganggukkan kepala lalu pergi dari ruangan dan menutup pintu CEO muda itu lalu melihat dan mengecek berkas yg diberikan wanita yg bekerja sebagai resepsionisnya. Semua berkas ia baca dg sangat teliti, beberapa berkas ia lemparkan ke meja jika ia merasa tak cocok dg isi berkas itu. Tapi tiba-tiba ia tersenyum melihat satu berkas. Ia terlihat sangat bahagia dan seperti merencanakan sesuatu. Di bacanya dg seksama nama dalam berkas itu. Yaa namanya Kyara Adhisti. Lalu CEO muda itu menghampiri resepsionis tadi. " Linda tolong hubungi nona ini, suruh dia kesini besok pagi untuk melakukan interview. " perintah sang CEO dg memberikan CV yg dimaksud " Baik pak nanti saya akan hubungi. Untuk penginterviewnya siapa pak? " tanya resepsionis yg bernama Linda sambil mengambil berkas dan menganggukkan kepalanya " Langsung suruh ke ruangan saya aja besok. " jawab sang CEO singkat dan tegas " Baik pak. " jawab Linda sambil menganggukkan kepalanya CEO muda dan ganteng itu lalu kembali ke ruangannya. Dia terlihat tak sabar menanti hari esok. Dia terus menggumamkan nama gadis dalam CV itu. " Kyara Adhisti. Nama yg cantik, secantik orangnya. " katanya lirih (Dirumah ku) Aku yg sedang sibuk bermain laptop sambil mencari lowongan pekerjaan lagi. Tiba-tiba hpku berdering tanda panggilan masuk. Aku segera mengambilnya. Tapi hanya nomor yg tertera, dan itupun seperti nomor telpon rumah atau kantor. Nomor telpon kantor? Waaahhhh jangan jangan ada panggilan kerja. Ucapku dalam hati. Lalu aku segera mengangkatnya. " Selamat siang dg Kyara Adhisti? " tanya si penelpon " Siang mba, iyaa benar saya Kyara Adhisti. Bagaimana mba ada perlu apa yaa? " tanyaku sopan dg sedikit deg degan " Oh baik mba, kami dari perusahaan DM Group memberitahukan bahwa mba Kyara Adhisti diterima di perusahaan kami sebagai sekretaris. Untuk itu kami tunggu besok jam 7 pagi untuk melakukan interview. Terimakasih. " katanya lagi menjelaskan " Oh iyaa mba terimakasih. " jawabku singkat lalu mematikan telponnya Setelahnya aku langsung bersorak kegirangan. Yaa akhirnya aku diterima kerja sebagai sekretaris di sebuah perusahaan besar di ibukota. Dan yg membuatku lebih bahagia adalah aku mendapatkan pekerjaan itu dg usahaku sendiri tanpa bantuan mamah papah. Dengan begitu aku sudah menunjukkan bahwa aku bisa mandiri. Orang yg pertama kali aku hubungi untuk tau tentang berita bahagia ini adalah Ken. Yaa karena Ken lah yg selama ini selalu ada dan selalu memberi ku semangat. Lalu aku menekan nomor Ken. Tidak butuh waktu lama untuk menunggu. Karena Ken memang akan selalu mengangkat telpon ku dg cepat. " Assalamualaikum Ken aku ganggu ga nih? " tanyaku dg penuh semangat dan ceria " Waalaikumsallam sayang, ga ko sayang. Kenapa keliatannya seneng banget, abis dapet hadiah yaa? " tanyanya iseng " Syukur deh kalo ga ganggu. Ken aku diterima kerja di DM Group Ken. " kataku dg nada yg bahagia " DM Group? Waaahhhh itukan perusahaan besar sayang. Selamat yaa sayang, aku yakin kamu pasti dapat yg terbaik. Posisinya sebagai apa? kata Ken yg juga bahagia mendengarnya " Iyaa Ken Alhamdulillah. Aku sebagai sekretaris Ken. Karena kan emang aku cari dan pengen posisi itu Ken. " kataku menjelaskan sambil senyum-senyum sendiri " Iyaa sayang. Terus kapan interview nya? tanya Ken perhatian " Besok jam 7 pagi Ken. Doain yaa Ken semoga semuanya lancar. " kataku " Oh iyaa pasti sayang. Pasti selalu aku doain. Inget jangan gugup, harus tenang. Pakai baju yg sopan yaa sayang, jangan yg terbuka. Dan jangan sampai telat. Hehehehe. " nasehat Ken panjang lebar " Iyaa Ken iyaa. Makasih yaa nasehatnya. Makasih juga buat semuanya selama ini. Yaa udah itu aja yg aku pengen kasih tau ke kamu Ken. Kamu lanjut kerja lagi aja. " kataku " Iyaa sama sama sayang. Iyaa udah aku lanjut kerja lagi yaa. Sekali lagi selamat yaa sayang. Dan sampai jumpa 1minggu lagi baby. " katanya sambil tersenyum " Iyaa Ken. " jawabku singkat lalu mematikan telponnya Malamnya begitu mamah dan papah pulang. Aku pun langsung memberi tau pada mereka. " Mah pah. " panggilku sambil berlari menghampiri mamah papah " Ada apa sayang ko seneng banget keliatannya? " tanya Mamah " Iyaa mah emang lagi seneng. Mamah tau ga? Aku diterima kerja sebagai sekretaris di DM Group mah. " kataku sambil memeluk Mamah " DM Group? Waaahhhh keren dong sayang. Itukan masuk dalam Mahardika Group. Salah satu perusahaan besar di Jakarta. Papah dengar kalo DM Group itu yg megang pewaris utama dari pak Mahardika, iyaa CEO nya itu anak pak Mahardika sendiri. " kata papah menjelaskan " Selamat yaa sayang. Anak mamah papah emang hebat. " kata mamah sambil mengurai pelukan dan mengusap rambutku " Lebih besar DM Group dong daripada perusahaan Papah? Terus CEO nya udah tua yaa pah? " kataku usil sambil unjuk gigi " Perusahaan Mahardika Group masuk dalam 3 besar perusahaan tersukses, sedangkan perusahaan kita ada di peringkat ke 5. CEO nya masih muda kok, seumuran kamu lah dan katanya si CEO nya itu cakep banget. " kata papah menjelaskan dg detail " CEO nya masih muda? Seumuran aku? Cakep banget? " tanyaku beruntun dan sekilas aku malah membayangkan cowo menyebalkan yg aku temui kemaren di kantor dan cafe " Iyaa sayang. Ga usah kaget begitu. Dalam dunia bisnis semua bisa terjadi. Sekali lagi selamat yaa sayang, kamu emang anak papah yg best. " kata papah sambil menepuk lenganku dan berlalu menuju kamarnya Aku terus memikirkan kata kata papah dan membayangkan cowo menyebalkan itu. Gimana kalo beneran ternyata cowo itu CEO ditempat aku kerja? Matilah aku. Kataku dalam hati sambil menepuk jidatku sendiri. Ah sudahlah kita liat saja besok. Kataku dalam hati menenangkan diri. Lalu aku tidur dg keadaan yg campur aduk. Antara senang dan khawatir. Yaa senang karena bisa diterima kerja di perusahaan besar. Dan khawatir kalo apa yg aku pikirkan dan bayangkan tentang CEO muda itu benar.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD