EMPAT PULUH SATU

1064 Words

Dua Puluh Tiga Hari Setelah Kematian Milli. Rumah Cassandra, Jakarta. Deru motor milik Gaa melambat ketika kuda besi berwarna hitam yang dikendarainya malam itu sudah melewati pertigaan dan memasuki komplek perumahan Cassandra. Dengan dua porsi nasi goreng yang dibungkus plastik hitam dan digantung pada bagian stang kiri motor, Arga berharap Cassandra mau memaafkannya--atau setidaknya perasaan marah itu mereda. Arga yang membiarkan kaca helmnya terbuka membulatkan kedua matanya antusias ketika melihat sosok cewek yang disukainya itu keluar dari rumah. "Cassandra ternyata nungguin gue," ucapnya penuh percaya diri. Sehingga cowok yang menggunakan jaket hitam itu menancapkan gas untuk mempercepat laju motornya. Siapa sangka, keputusannya untuk segera menemui Cassandra justru membuatnya me

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD