Dua hari setelah Isabel di Tokyo, Mayor Sinatra telah sampai di depan kantor Hatsuka. Ia meneliti gedung perkantoran tersebut sebelum kakinya melangkah masuk ke lobi kantor. Isabel yang merasakan kehadiran Mayor, menutup pintu ruang sesi terapinya. Hal itu membuat Hatsuka bertanya, "Ada apa, Ibel?" tanyanya heran. "Mayor Sinatra jangan sampai melihat Ibel." sahut Isabel nyengir. "Uh, dia di sini?" tanya Hatsuka seraya berdiri dan meninggalkan Isabel, tepat saat salah satu pegawainya mengetuk pintu dan memberitahukan ada tamu pribadi bernama Mayor Sinatra. Hatsuka mempersilakan Mayor masuk dan duduk di hadapannya. "Selamat datang, Mayor, apa kabar?" Hatsuka menyambut uluran tangan Mayor dengan ramah. "Kabar baik, saya langsung ke sini dari air port, belum mencari hotel." ujar M

