19. Official?

1198 Words

Jam 00:13. Felia sama sekali tidak bisa menutup matanya, bahkan kini rasa jantungnya menguap entah kemana. Setiap kali dia memejamkan matanya pasti bayangan Vier yang menciumnya selalu terbayang begitu saja. Dengan langkah pelan, dan mengendap-endap Felia berjalan keluar dari tenda. Angin dingin langsung menerpa wajahnya, dia merapatkan jaket yang di digunakannya. Agar angin malam tidak membuat nya menggigil. Bahaya bulan masih sangat terang, bintang pun bertaburan dengan indahnya. Cahaya bulan membuat jalan yang di lewati Felia menjadi lebih terang. Langkahnya terhenti, saat melihat siluet seseorang yang di kenalnya sedang duduk di hamparan rumput luas. Menatap ke arah langit yang bertabur bintang. Kalo Felia melangkah mendekat, duduk di samping pria itu. "Hai, Rell." Farell menole

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD