Setelah sibuk dengan pekerjaan kantornya, Arslan kembali pulang lebih awal karena sebelumnya ia sudah membuat janji akan mengajak Alana untuk pergi jalan-jalan. Karena sebelumnya, acara dinner yang sempat mereka berdua rencanakan, sudah menjadi wacana semata. "Arslan jadikan nanti?" tanya Alana yang saat ini tengah menemani Arslan diruangannya. Arslan mengalihkan pandangannya dari laptop, dan menatap Alana dengan dalam. "Iya sayang." Sontak pipi Alana berubah menjadi panas dan tiba-tiba memerah. Ini kali pertamanya Arslan memanggil dirinya dengan sebutan sayang, dan ini sungguh menyenangkan bagi Alana. Memang, mereka tidak ada hubungan. Sepasang kekasih pun tidak, tapi mereka akan secepatnya mengikat hubungan dengan landasan nama TUNANGAN Semua ini adalah ide dari Arslan sendiri, enta

