OLEH OLEH 1

626 Words
dina sedang menikmati pekerjaan yang selama ini di nanti natinya, tidak peduli sesulit dan seberat apapun sejak bangun pagi hingga sore sepulang kerja tak lupa dia selalu tersenyum dan bersyukur "muka senyumnya asem bener dek" sapa mira salah satu penghuni kos menyapa dina yang tampak kusut "iya kak, hari ini capek banget" setelah penantian panjang, dina mulai menyesuaikan diri dengan pekerjaan dan lingkungan barunya "besok udah satu bulan ya kamu kerja, berarti abis ini tanda tangan kontrak dong?" "iya, kalau tidak ada halangan hari senin besok aku tanda tangan kontrak kak mira" "wah.. kamu bakal kerja kayak karyawan lain shiftnya, kita bakal jarang ketemu deh" setelah menandatangani kontrak resmi, jam kerja dina otomatis berubah yaitu pagi, siang dan malam, selama satu bulan uji coba dina selalu masuk pagi dari pukul 07.00 sampai 16.00 wib "makan yuk dek, helen masak rendang tuh, kayaknya enak" setelah mandi dan berganti pakaian, mereka turun kelantai bawah menuju ruang makan untuk makan malam bersama, di sela sela obrolan santai bu retno pemilik kos datang membawa banyak oleh oleh di tangannya "ibu habis jalan jalan ke bali??? wahhh.. ngirinya" kata seli sambil memperhatikan buah tangan yang di bawa bu retno "kamukan akhir tahun kemarin udah kesana sel, mereka yang belum pernah ke bali biasa aja, kamu ngejek apa gimana nih" goda bu retno sambil membagikan oleh oleh "kita juga pingin liburan ke bali.. huweee..." helen dan mira berpelukan meratapi nasib, di sambut tawa dina, seli dan bu retno dina menatap oleh oleh yang di berikan bu retno, dia jadi teringat kejadian saat di rumah bersama teman temannya beberapa waktu yang lalu flassback "din.. seriusan kamu beli oleh oleh buat kita semua nih? emang nggak sayang uangnya?" si kembar yang pertama kali komentar sambil membuka bingkisan "sebenernya sayang, tapi gimana ya.. akukan dermawan" jawab dina sambil menyunggingkan senyum "aku sih senang senang aja, ini nggak di hitung utang terus di tagih pas kita mau nikahkan??" timpal ayu yang kabarnya sudah ketemu jodoh "julid bener sih.. tinggal bilang terima kasih aja, dulu kalian juga kasih aku hadiah waktu mau berangkat magangkan, anggap aja 1.1" mereka kompak mematap dina dengan wajah penuh tanya "ngomong apa sih? hadiah apa?" "bayu yang bilang kalian patungan buat beli kalung sama liontin yang aku pakai ini?" setelah sunyi untuk beberapa menit mereka akhirnya buka suara "weh weh, tu anak udah frustasi ya sampe ngelamar loe pake kalung?" akhirnya, rita, adel dan ayu paham situasinya, meski dina jadi kebingungan "nekat juga dia, aku pikir anak setan itu bakan memendam rasa sampai menutup usia" gurau ayu di sambut tawa yang lain "jadi... maksud kalian, ini semua dari bayu?" mereka kompak mengangguk, entah bagaimana perasaan dina jadi campur aduk, antara senang dan bingung, padahal setelah memilah dan memilih cukup lama dia hanya membelikan sebuah baju atasan untuk bayu "bagaimana pun juga, terima kasih buat oleh olehnya, meski rasanya agak bersalah, karena kamu salah paham" ucap ayu di sambuat anggukan si kembar *** cukup larut malam akhirnya yang di tunggu datang, rambutnya panjang dan pakaiannya acak acakan, di tambah kaca mata ciri kas anak teladan melekat padanya, di balik semua kekacauan itu senyumnya tetap manis dia membentangkan kedua tangannya dan tentu saja itu di tujukan padaku gadis yang tersipu malu tengah duduk di teras rumah peluk hangat dan aroma khas tubuh bayu merebak di hidungku, ku pikir rasanya biasa saja karena sudah kenal lama tapi ternyata sangat mendebarkan "apa kabar cantik?" aku hanya mengangguk dalam dekapannya, sementara jantungku memompa dengan cepat dan semakin cepat, bayu menepuk bahuku lembut, aku tau dia merasakan hal yang sama, karena jantungnya juga berdetak lebih kencang "aku mandi dulu ya nanti kita ngobrol lagi" entah dia yang sejak dulu sudah menarik atau aku saja yang terlalu nggak peka, saat menyadari perasaanku pikiranku menjadi rumit lanjut ke tempat kos!
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD