Mengejar Cita - Cita 2

976 Words

Waktu terus berlalu dan kini sudah saatnya Irene juga menyiapkan diri untuk pergi ke Paris. Dia dan Dean masih berhubungan via sosmed dan selalu menanyakan kabar. Irene sangat bersyukur Dean baik – baik saja di sana. Tapi sangat disayangkan, Dean tak bisa mengantarkan kepergiannya seperti Irene yang mengantarkan Dean. “ Nak, sudah siap?” tanya Ruth kepada putrinya dan Irene mengangguk. Ia sudah membawa koper dan tasnya yang berisi banyak barang – barang yang sudah sangat dia persiapkan. “ Irene!” Suara Marsha mengalihkan perhatian Irene. Sungguh, Irene tak menyangka kalau Marsha datang ke rumahnya untuk mengantarkan kepergiannya. “ Halo, Marsha!” sapa Ruth kepada Marsha yang sedang menyalamnya. “ Loe dateng ya? Makasih banget ya,” kata Irene sambil memeluk Marsha. “ Masa gue gak dat

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD