“Dan? Kenapa melamun aja? Duduk aja kali! Tapi, loe di samping Marsha ya, hehehehe!” Dean langsung mendudukkan paksa Dana di sebelah Marsha. Sementara, dia memang sengaja mengambil tempat di sebelah Irene. Memang tujuan dia untuk bareng sama Irene sebenarnya. “Pesan aja ya, guys!” suruhnya kepada semuanya dengan sangat santai. Mereka berempempat langsung memesan makanan mereka dan menikmatinya. Dana terlihat sangat kaku dan agak gugup belakangan ini kalau berdekatan dengan Marsha. Ah, sebenarnya sih dia mau jaga jarak aja supaya cintanya tak semakin tumbuh. Dan di saat seperti ini, mereka terlihat seperti double date saja. “Dan, loe gak mau gabung klub basket? Katanya, loe jago main?” tanya Dean teringat pembicaraan beberapa anak basket soal Dana yang menolak tawaran guru

