Kembali Belajar Ikhlas

1293 Words

"Mereka kini bertemu kembali." Suara berat Denis Prayudha terdengar setelah keheningan sempat terjadi. Rafa masih terdiam, memikirkan kata-kata sang kakak ipar dan air mata pilu kakak perempuannya. "Dua wanita yang pernah bersama Papa sudah bertemu. Bahkan bundamu malah menginginkan tempat di samping ibunya Nay, padahal tempat itu sengaja kuminta untuk kutempati setelah napasku terhenti." Rafa masih tak mengatakan apa pun. "Sepertinya Bunda sudah mempersiapkan dirinya sebelum kematiannya datang. Kamu mau tahu apa yang Bunda katakan pada Papa semalam?" Rafa tak menjawab. Namun, sorot mata penuh harap darinya menjadi jawaban bagi Denis bahwa putranya merasa penasaran. "Dia meminta maaf sekali lagi atas apa yang sudah dia lakukan pada Nayyara. Dia merasa bahagia bisa tinggal bersama Nay

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD